by

Daun Pandan dan Asam Urat

Di dunia kuliner Asia Tenggara, daun pandan termasuk daun yang populer dan digunakan nyaris untuk beragam keperluan seperti memberikan aroma khas untuk sajian makanan. 

Daun pandan termasuk tanaman tropis yang dapat tumbuh hingga setinggi 2 meter. Berbentuk bilah sempit, batangnya bulat dan daunya berwarna hijau. Nama ilmiahnnya dikenal dengan pandanus amaryllifolius merupakan tumbuhan perdu berdaun hijau yang tergolong dalam genus Pandan.

Bermanfaat tidak hanya sebagai pencampur makanan dan minuman, manfaatnya pun merambah dunia kesehatan. Salah satu khasiatnya adalah membantu mengatasi dan mengurangi gejala penyakit asam urat.

Sendi jadi sasaran utama penyakit asam urat. Secara alami, tubuh memproduksi asam urat sebagai hasil akhir metabolisme dan dikeluarkan melalui urin. Namun, masalah timbul saat produksi tidak normal.

Selain faktor genetik, produksi asam urat berlebih juga diakibatkan oleh konsumsi makanan tinggi purin seperti bayam, kembang kol, kacang polong, buncis, dan jamur.

Akibatnya, sendi akan terasa nyeri, bengkak, muncul kemerahan, dan rasa panas. Umumnya, gejala hanya terjadi dalam beberapa jam. Dalam tingkat yang lebih parah, gejala asam urat bisa hadir selama berminggu-minggu.

Saat gejala muncul, pergerakan tubuh jadi terbatas hingga penting untuk mencari sesuatu yang bisa meredakan rasa sakit. Daun pandan disebut mampu mengatasi rasa sakit akibat asam urat.

Mengutip Stethnews, daun pandan mengandung minyak esensial dan tanin yang bisa membantu meredakan inflamasi.

Ada dua cara pemanfaatan daun pandan untuk penyakit asam urat. Pertama, minum air rebusan daun pandan. Kedua, daun pandan sebagai obat topikal atau dioleskan.

Manfaat lain dari daun pandan ini, sebagaimana yang di jelaskan oleh dr.ingrid dikutip dari www.viva.co.id daun wangi ini dapat membantu dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.

Kenapa demikian, “karena dalam daun pandan mengandung senyawa-senyawa yang bersifat antioksidan di antaranya flavonoid yang sifat menurunkan gula darah, termasuk menurunkan kadar gula darah setelah makan, serta meningkatkan sekresi insulin. Sehingga kadar gula darah bisa di normalkan dengan menghambat enzim alfa glukosidae. Demikian cara kerja daun panda,” lanjut beliau

sumber : https://www.cnnindonesia.com/ , www.viva.co.id

support : http://bit.ly/fiha_komunika kode referal : FDYBKH

Comment

PERDANANEWS BANDUNG